Mengerem kondisi basah untuk Cari_Aman

Gm.com – bro n sis sedoyo balik lagi neng kene, Sebaiknya menepi dikala hujan saat berkendara karena banyak resiko yang berbahaya. Kondisi cuaca disebutkan BMKG untuk wilayah Jawa Tengah berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir/kilat dan angin dibeberapa wilayah pada siang atau sore hingga malam hari.

Kondisi setelah hujan, bagian aspal basah, dilapisi air bahkan genangan air. Pengendalian motor berbeda dengan saat kering, karena lebih licin dibanding kondisi kering. Lantas bagaimana melakukan pengereman yang aman saat dalam kondisi tersebut?

Kita harus memahami dahulu tugas ban yaitu menopang bobot kendaraan, mencengkram dan berputar melintasi permukaan jalan, meredam benturan, meyalurkan tenaga mesin menjadi tenaga dorong untuk kendaraan. Ketika kondisi aspal basah karena dilapisi oleh air maka kemudian tugas ban akan bertambah yaitu menekan dan mengarahkan air keluar dari jalur ban mengakibatkan butuh waktu tambahan untuk optimal mengeluarkan air dari jalurnya. Waktu tambahan inilah yang kemudian harus kita penuhi agar ban tidak kehilangan cengkraman dari aspal.

Berkendara dengan kecepatan rendah sangat membantu ban memiliki waktu untuk mengusir air dari jalur ban, hindari manuver yang tiba – tiba, pengereman untuk berhenti bisa dilakukan dengan mengawali dengan menutup gas sempurna agar tenaga mesin hilang secara normal dan dilanjutkan pengereman kombinasi depan dan belakang bersamaan, sedikit lebih kuat yang depan, penyaluran tenaga ke tuas rem harus bertahap dan arahkan kendaraan berhenti di tempat yang aman. Jika membutuhkan menurunkan kecepatan tanpa berhenti total maka cukup menggunakan rem belakang dengan tenaga yang digunakan untuk menekan atau menarik tuas dengan halus. Kondisi diatas harus memiliki ruang yang cukup sehingga lebih aman dengan selalu menjaga jarak dengan kendaraan sekitarnya.

“Kedalaman alur ban akan membantu tugas ban mengalirkan air keluar dari jalurnya, pengecekan bisa secara langsung visual memanfaatkan TWI (Tread Wear Indicator) diban atau memanfaatkan gratis program Cek Dulu ke AHASS, untuk memastikan kendaraan siap dan aman dikendarai” tutup Alfian Dian Pradana, Instruktur Safety riding Astra Motor Jawa Tengah.

Monggo Nek Mau Tinggalkan Comment

%d bloggers like this: